9 DESA BELUM BERLISTRIK DI KECAMATAN SILAT HULU
Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, merupakan salah satu wilayah yang kaya akan potensi alam dan budaya. Kecamatan ini terdiri dari 14 desa dengan total 33 dusun yang tersebar di berbagai pelosok. Namun, di tengah kemajuan pembangunan, masih terdapat tantangan besar yang dihadapi oleh masyarakat di wilayah ini, terutama terkait akses listrik.
Hingga saat ini, sebanyak 9 desa dengan total 16 dusun di Kecamatan Silat Hulu belum teraliri listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Desa-desa tersebut berada di kawasan terpencil dengan akses yang sulit dijangkau, baik karena kondisi geografis yang berbukit maupun infrastruktur jalan yang belum memadai.
Berikut ini adalah daftar nama desa yang terjangkau PLN:
- Desa Belimbing (Dusun Panggung)
- Desa Nanga Ngeri (Dusun Bersatu (Pelanjau))
- Desa Perjuk (Dusun Inggut dan Dusun Pengga Putih)
- Desa Nanga Lungu (Dusun Bina Sejahtera dan Dusun Kerangan Lintang)
- Desa Selimu (Dusun Sumber Rejeki dan Dusun Tanjung Luar)
- Desa Entebi (Dusun Gedabang dan Dusun Merambang)
- Desa Landau Rantau (Dusun Suang Abadi dan Dusun Bukit Puluh)
- Desa Selangkai ( Dusun Nanga Tiai dan Dusun Selangkai)
- Desa Riam Tapang ( Dusun Riam Tapang dan Dusun Bangan Baru)
Ketiadaan listrik PLN memaksa masyarakat di desa-desa tersebut untuk mengandalkan sumber energi alternatif seperti genset, panel surya, atau bahkan lampu minyak untuk penerangan. Kondisi ini tidak hanya membatasi aktivitas warga pada malam hari, tetapi juga menghambat perkembangan ekonomi dan pendidikan.
"Kami sangat berharap pemerintah dapat segera menghadirkan listrik PLN ke desa-desa kami. Kehadiran listrik sangat penting untuk mendukung aktivitas belajar anak-anak, usaha kecil, dan kehidupan sehari-hari," ujar salah seorang warga.
Dengan potensi alam dan budaya yang dimiliki, pengembangan infrastruktur di Kecamatan Silat Hulu diharapkan dapat menjadi prioritas untuk mendukung kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan Indonesia.

Komentar